| LPM Haranggaol Horisan Gagas Pendirian Bank Sampah |
|
|
|
| Written by Tohap Simamora |
| Monday, 03 May 2010 16:55 |
|
Haranggaol - Simalungun, Lembaga Prakarsa Masyarakat Haranggaol Horisan (LPMHH) menggagas pendirian sebuah Bank Sampah untuk menyelamatkan lingkungan, khususnya Danau Toba.Rencananya, pada Hari Lingkungan Hidup Se Dunia pada tanggal 5 Juni 2010 Bank Sampah yang akan menampung sampah plastik akan berdiri di Haranggaol. Pardamean Purba, relawan LPMHH menyebutkan, rencana pendirian Bank Sampah dilatar belakangi dengan makin banyaknya sampah plastik yang dibuang masyarakat, khususnya petani keramba jaring apung ke Danau Toba."Selama ini, pihak LPM HH sudah berkali-kali menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang plastik ke Danau Toba, ternyata himbauan itu direspon warga dengan mengumpulkan plastik sisa pakan ikan,"katanya. Karena banyaknya plastik yang sudah terkumpul, jelasnya, lalu muncul gagasan untuk mendirikan Bank Sampah. Untuk sementara sampah plastik yang dikumpulkan dari masyarakat akan dijual ke Medan atau ke P.Siantar. Menurut Pardamean Purba, yang sehari-harinya beraktifitas mengumpulkan ikan Lalang segar (laser) di Haranggaol, plastik-plastik yang sudah tidak terpakai lagi akan diupayakan dilakukan pengolahan dan dibuat barang-barang yang berguna."Kita berharap, suatu saat nanti ada pihak yang memberikan donasi untuk membeli mesin penghancur plastik untuk mengolah kembali sampah plastik tersebut,"katanya penuh harap. Untuk diketahui, sepuluh tahun terakhir ini aktifitas masyarakat di Haranggaol sudah lebih fokus membudidayakan ikan Nila dan ikan Mas dipermukaan Danau Toba sedangkan kegiatan pertanian sudah ditinggalkan. Saat ini rata-rata 10-15 ton perhari produksi ikan dari Haranggaol dipasarkan ke Medan, Tebing Tinggi, Rantau Prapat, Kabanjahe, dan kota-kota lainnya di Sumatera Utara.(Jansen Purba) |


