Pembangunan Jalan PNPM Mandiri di Desa Karang Anyar Memakan Korban PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 04 May 2010 03:31

Karang Anyar, Langkat. Proyek pengerasan jalan Program PNPM Mandiri di Dusun VIII Desa Karang Anyar Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat memakan korban dan sangat rawan terjadinya kecelakan lalu lintas. Pasalnya, jalan tersebut penuh dengan batu-batu dan terkesan proyek dikerjakaan asal-asalan.

Bahkan kondisi jalan tersebut juga sempat menyebabkan seorang pengendaran sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka beberapa waktu lalu.

Hal ini turut dibenarkan seorang warga desa bernama Ismail (64). Pedagang tembakau di Dusun IX Pintu Air IV ini mengatakan, tidak dapat melalui jalan karena takut terpeselet batu dan terjatuh. Akhirnya ia memilih jalan alternatif melalui halaman rumah warga desa atau melewati jalan lain yang berjarak lebih jauh.

Sedangkaan Adi (40), warga Dusun VIII desa Karanganyar mengatakan, sejak dibangun jalan oleh proyek PNPM Mandiri sangat tidak nyaman untuk dilalui. Di sisi lain, ia mengakui, bahan material yang digunakan untuk pengerasan jalan ini lebih bagus karena banyak batunya, hanya saja cara pengerjaannya tidak tepat sehingga justru menyulitkan. Batu-batu itu tidak melekat dan menyatu dengan tanah dan sangat berbahaya untuk dilalui kendaraan roda dua

Proyek pengerasan jalan tersebut ternyata  mendapat pembiayaan sebesar Rp 150 juta lebih. Dana ini digunakan untuk proyek pengerasan jalan sepanjang 2 Km.

Dari keseluruhan dana tersebut dialokasikan untuk operasional Unit Pengelola Keuangan atau UPK sebesar Rp 3 juta sedangkan operasional untuk Tim Pengelola Kegiatan atau TPK sebesar Rp 4, 5 juta. Dengan demikian, dana untuk kegiatan fisik menjadi Rp 142,  7 juta.

Dengan adanya proyek pengerasan jalan tersebut,  diharapkan jalan yang sebelumnya becek dan berlumpur saat musim penghujan akan semakin baik kondisinya dan mudah dilalui warga desa. (Legianto Taher, Foker Dewa Angkasa)

Last Updated on Tuesday, 04 May 2010 03:35